Shalat Lebih Baik daripada Baca Blog Ini !

Selamat Datang di Situs Informasi kerja dan lowongan kerja terbaru di Indonesia

LOWONGAN KERJA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) KALSEL HINGGA 30 SEPTEMBER 2015

Posted by Lowongan Kerja terbaru Desember 2016 on Tuesday, September 22, 2015

Loker Terbaru BNN Hingga 30 September 2015. Lowongan Kerja terbaru kali ini berasal dari salah satu Lembaga Negara yaitu BNN. Sejarah penanggulangan bahaya Narkotika dan kelembagaannya di Indonesia dimulai tahun 1971 pada saat dikeluarkannya Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 6 Tahun 1971  kepada Kepala Badan Koordinasi Intelligen Nasional (BAKIN) untuk menanggulangi 6 (enam) permasalahan nasional yang menonjol, yaitu pemberantasan uang palsu, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, penanggulangan penyelundupan, penanggulangan kenakalan remaja, penanggulangan subversi, pengawasan orang asing.
Loker Terbaru BNN
Loker Terbaru BNN
Berdasarkan Inpres tersebut Kepala BAKIN membentuk Bakolak Inpres Tahun 1971 yang salah satu tugas dan fungsinya adalah menanggulangi bahaya narkoba. Bakolak Inpres adalah sebuah badan koordinasi kecil yang beranggotakan wakil-wakil dari Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, Departemen Luar Negeri, Kejaksaan Agung, dan lain-lain, yang  berada di bawah komando dan bertanggung jawab kepada Kepala BAKIN. Badan ini tidak mempunyai wewenang operasional dan tidak mendapat alokasi anggaran sendiri dari ABPN melainkan disediakan berdasarkan kebijakan internal BAKIN.

Pada masa itu, permasalahan  narkoba di Indonesia masih merupakan permasalahan kecil dan Pemerintah Orde Baru terus memandang dan berkeyakinan bahwa permasalahan narkoba di Indonesia tidak akan berkembang karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang ber-Pancasila dan agamis. Pandangan ini ternyata membuat pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia lengah terhadap ancaman bahaya narkoba, sehingga pada saat permasalahan narkoba meledak dengan dibarengi krisis mata uang regional pada pertengahan tahun 1997, pemerintah dan bangsa Indonesia seakan tidak siap untuk menghadapinya, berbeda dengan Singapura, Malaysia dan Thailand yang sejak tahun 1970 secara konsisten dan terus menerus memerangi bahaya narkoba.

Menghadapi permasalahan  narkoba yang berkecenderungan terus miningkat, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengesahkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Berdasarkan kedua Undang-undang tersebut, Pemerintah (Presiden Abdurahman Wahid) membentuk Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN), dengan Keputusan Presiden Nomor 116 Tahun 1999. BKNN adalah suatu Badan Koordinasi penanggulangan narkoba yang beranggotakan 25 Instansi Pemerintah terkait.
BKNN diketuai oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) secara ex-officio. Sampai tahun 2002 BKNN tidak mempunyai personil dan alokasi anggaran sendiri. Anggaran BKNN diperoleh dan dialokasikan dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), sehingga tidak dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal.
BKNN sebagai badan koordinasi dirasakan tidak memadai lagi untuk menghadapi ancaman bahaya narkoba yang makin serius. Oleh karenanya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2002 tentang Badan Narkotika Nasional, BKNN diganti dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN, sebagai sebuah lembaga forum dengan tugas mengoordinasikan 25 instansi pemerintah terkait dan ditambah dengan kewenangan operasional, mempunyai tugas dan fungsi: 1. mengoordinasikan instansi pemerintah terkait dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan nasional penanggulangan narkoba; dan 2. mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan nasional penanggulangan narkoba.
Mulai tahun 2003 BNN baru mendapatkan alokasi anggaran dari APBN. Dengan alokasi anggaran APBN tersebut, BNN terus berupaya meningkatkan kinerjanya bersama-sama dengan BNP dan BNK. Namun karena tanpa struktur kelembagaan yang memilki jalur komando yang tegas dan hanya bersifat koordinatif (kesamaan fungsional semata), maka BNN dinilai tidak dapat bekerja optimal dan tidak akan mampu menghadapi permasalahan narkoba yang terus meningkat dan makin serius.  Oleh karena itu pemegang otoritas dalam hal ini segera menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2007 tentang Badan Narkotika Nasional, Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK), yang memiliki kewenangan operasional melalui kewenangan Anggota BNN terkait dalam satuan tugas, yang mana BNN-BNP-BNKab/Kota merupakan mitra kerja pada tingkat nasional, Provinsi dan kabupaten/kota yang masing-masing bertanggung jawab kepada Presiden, Gubernur dan Bupati/Walikota, dan yang masing-masing (BNP dan BN Kab/Kota) tidak mempunyai hubungan  struktural-vertikal dengan BNN.
Merespon perkembangan permasalahan narkoba yang terus meningkat dan makin serius, maka Ketetapan MPR-RI Nomor VI/MPR/2002 melalui Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Tahun 2002 telah merekomendasikan kepada DPR-RI dan Presiden RI untuk melakukan perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Oleh karena itu, Pemerintah dan DPR-RI mengesahkan dan mengundangkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagai perubahan atas UU Nomor 22 Tahun 1997. Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tersebut, BNN diberikan kewenangan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika.
Berdasarkan undang-undang tersebut, status kelembagaan BNN menjadi Lembaga Pemerintah Non-Kementrian (LPNK) dengan struktur vertikal ke Provinsi dan kabupaten/kota. Di Provinsi dibentuk BNN Provinsi, dan di Kabupaten/Kota dibentuk BNN Kabupaten/Kota. BNN dipimpin oleh seorang Kepala BNN yang diangkat dan diberhentikan oleh  Presiden. BNN  berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden. Kepala BNN dibantu oleh seorang Sekretaris Utama,  Inspektur Utama, dan 5 (lima) Deputi yaitu Deputi Pencegahan, Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Deputi Rehabilitasi, Deputi Pemberantasan, dan Deputi  Hukum dan Kerja Sama.
Saat ini, BNN telah memiliki perwakilan daerah di 33 Provinsi. Sedangkan di tingkat kabupaten dan kota, BNN telah memiliki 100 BNNK/Kota.  Secara bertahap, perwakilan ini akan terus bertambah seiring dengan perkembangan tingkat kerawanan penyalahgunaan Narkoba di daerah.  Dengan adanya perwakilan BNN di setiap daerah, memberi ruang gerak yang lebih luas dan strategis bagi BNN dalam upaya P4GN. Dalam upaya peningkatan performa pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba, dan demi tercapainya visi “Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015”.

Visi

Menjadi Lembaga  Non Kementerian yang profesional dan mampu menggerakkan seluruh koponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia.

Misi

Bersama instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat, bangsa, dan negara melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara sinergis dan integratif.

LOWONGAN KERJA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) KALSEL HINGGA 30 SEPTEMBER 2015

PENGUMUMAN
Nomor : Peng/564/VII/Ka/Bu.02.01/2015/BNNP-KALSEL
TENTANG
PENERIMAAN TENAGA KONTRAK


Rujukan :
  1. Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
  2. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional;
  3. Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 3 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/ Kota.
Sehubungan dengan rujukan tersebut diatas, diinformasikan bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan membuka lowongan kerja pekerja harian lepas (PHL)  untuk jenis pekerjaan Tenaga Konselor, Tenaga Pengamanan, Supir, Cleaning Service dan Pramubakti;

Syarat – syarat :

a. Konselor Adiksi

  1. Laki-laki/Perempuan
  2. Pendidikan S1 : Psikologi, Kesehatan Masyarakat
  3. Usia maksimal 35 tahun
  4. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  5. Tidak menjadi karyawan/pegawai ditempat lain
  6. Sehat jasmani dan rohani

b. Analis Laboratorium

  1. Laki-laki/Perempuan
  2. Pendidikan D3 : Analis Kesehatan
  3. Usia maksimal 35 tahun
  4. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  5. Tidak menjadi karyawan/pegawai ditempat lain
  6. Sehat jasmani dan rohani

c. Tenaga Pengamanan (Satpam)

  1. Laki-laki
  2. Usia maksimal 40 tahun
  3. Ijazah minimal SMA
  4. Memiliki ijazah pengamanan
  5. Memiliki pengalaman sebagai tenaga pengamanan
  6. Tidak menjadi karyawan/pegawai di tempat lain
  7. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  8. Sehat jasmani dan rohani

d. Supir

  1. Laki-laki
  2. Usia maksimal 40 tahun
  3. Ijazah minimal SMP/sederajat
  4. Memiliki SIM A
  5. Tidak menjadi karyawan/pegawai di tempat lain
  6. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  7. Sehat jasmani dan rohani

e. Cleaning Service

  1. Laki-laki/Perempuan
  2. Usia maksimal 40 tahun
  3. Ijazah minimal SMP/sederajat
  4. Tidak menjadi karyawan/pegawai di tempat lain
  5. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  6. Sehat jasmani dan rohani

f. Pramubakti

  1. Laki-laki/Perempuan
  2. Usia maksimal 40 tahun ‘
  3. Ijazah minimal SMA/sederajat
  4. Tidak menjadi karyawan/pegawai di tempat lain
  5. Bersedia mentaati segala ketentuan yang berlaku di BNNP Kalsel
  6. Sehat jasmani dan rohani



Pendaftaran dibuka mulai 21 s/d 30 September 2015, dan bagi pelamar yang memenuhi syarat administrasi akan di test pada tanggal 19 s/d 22 Oktober 2015. Untuk hasil diumumkan pada tanggal 1 Desember 2015.
Sumber: http://goo.gl/NmLQIX

Blog, Updated at: 3:15:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

Takut Ketinggalan InfoLoker Baru ? Langganan Lewat email saja, Sistem Kami akan kirimkan Gratis !

\
\

CARI LOWONGAN KERJA MU DI SINI !

Gabung di Fans Page Kami

KATA - KATA BIJAK HARI INI !

Tidak ada rahasia untuk sukses. Sukses hanyalah hasil dari persiapan, kerja keras, ketekunan, dan belajar dari kegagalan

WWW.LOKERBARU.INFO

WWW.LOKERBARU.INFO

HITSTAT

Latihan Soal CPNS Kementerian, Klik Gratis !